BJ Habibie Menjadi Sosok Penting Kelahiran Telkomsel

BJ Habibie Menjadi Sosok Penting Kelahiran Telkomsel

BJ Habibie Menjadi Sosok Penting Kelahiran Telkomsel

Rabu 11 September 2019, merupakan hari berkabung bagi Indonesia.

Karena Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya.

Bacharuddin Jusuf Habibie, atau BJ Habibie, Presiden RI ke-3 tutup usia dengan tenang di usianya yang ke-83 tahun.

Habibie merupakan sosok penting dalam sejarah cikal bakal berdirinya Telkomsel di awal tahun 1990-an, yang menjadikannya sebagai salah satu Founding Fathers Telkomsel.

Habibie juga pernah menyampaikan sebuah pesan berharga bagi keluarga besar Telkomsel.

“Telkomsel adalah anak dan cucu ideologis-intelektual saya. Teruslah memberikan yang terbaik untuk bangsa,” begitu pesan Habibie, di hari jadi Telkomsel ke+21, pada 26 Mei, 2016.

Emma Sri Martini, Direktur Utama Telkomsel mengatakan, pada tanggal 14 Juli 1993,

sejumlah direksi PT Telkom menghadap beliau yang saat itu menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Republik Indonesia. Di atas sehelai kertas, beliau menuliskan persetujuan dan penerapan Global System for Mobile Communications (GSM) sebagai standar teknologi seluler Indonesia.

“Tulisan tersebut yang kemudian menjadi referensi dari sebuah langkah besar migrasi teknologi dan pengembangan industri seluler analog ke digital di Indonesia,” tutur Emma, dalam keterangan resminya.

Menurut Emma, Habibie merupakan sosok yang penting bagi Telkomsel,

beliau memiliki hubungan sejarah erat dalam proses beroperasinya teknologi selular GSM di Indonesia serta beroperasinya layanan Telkomsel pertama kali di Pulau Batam.

“Sejarah hadirnya teknologi GSM di Indonesia hingga berdirinya PT Telekomunikasi Selular tidak dapat dipisahkan dari peran penting Habibie,” kata Emma lagi.

Kemudian empat belas bulan, tepatnya pada tanggal 2 September 1994, Habibie meresmikan pengoperasian Telkomsel GSM di Pulau Batam.

 

Baca Juga :