Selular Telco Outlook 2020: Rebound di Industri Telco

Selular Telco Outlook 2020: Rebound di Industri Telco

 

Selular Telco Outlook 2020 Rebound di Industri Telco

Ekonomi digital menempatkan operator selular pada posisi yang strategis.

Pembangunan infrastruktur, khususnya BTS 4G yang mulai menjangkau semua wilayah Indonesia, tak hanya memperkuat kualitas jaringan, namun juga mendorong tumbuhnya layanan-layanan baru yang berpotensi meningkatkan revenue operator.

Setelah tahun lalu mengalami negative growth sebesar -7,3%, industri telekomunikasi menunjukkan tanda-tanda perbaikan pada 2019. Hal itu merupakan imbas dari kebijakan registrasi prabayar yang dijalankan pemerintah bersama operator.

“Ada sedikit ‘gangguan’ yang terjadi kemarin, untuk menunjukkan posisi telco operator

dalam memiliki control kembali registasi prabayar terhadap customer. Hasilnya sudah cukup baik 90 persen sudah terkontrol. Meski ada isu registrasi prabayar yang belum tuntas, tapi sudah jauh lebih baik dibanding ketika belum ada control,” tutur Ismail, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kemenenterian Komunikasi dan Informatika, saat keynote speech di Selular Telco Outlook 2020, di Hotel Aston, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Saat ini costumer base yang dimiliki operator terbilang bersih, bukan sekedar klaim seperti sebelumnya.

Selain mendapatkan high value costumer, program registrasi prabayar juga mendorong efiesiensi. Kini operator mengurangi jualan-jualan yang tidak produktif. Fokus pada pemasaran produk yang berdampak pada pertumbuhan jangka panjang.

Dijelaskan Ismail, berdasarkan laporan DBS Report, Indonesia mencatat pertumbuhan tertinggi dalam data revenue di ASEAN. DBS juga mencatat bahwa meskipun konsumsi data cenderung naik, namun dibandingkan negara Asia lain masih tertinggal.

 

Baca Juga :