Waduh…!!! Dunia Pendidikan Kampar Memprihatinkan, Selama Jefry Noer Jadi Bupati

Waduh…!!! Dunia Pendidikan Kampar Memprihatinkan, Selama Jefry Noer Jadi Bupati

Waduh…!!! Dunia Pendidikan Kampar Memprihatinkan, Selama Jefry Noer Jadi Bupati

Selama kepemimpinan Jefry Noer sebagai Bupati Kabupaten Kampar, dunia pendidikan m

emprihatinkan meskipun memiliki Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) cukup besar.

Hal ini diungkapkan oleh Ibrahim Ali praktisi pendidikan yang juga mantan Wakil Bupati Kampar semasa Jefry Noer. Sehubungan dengan sekolah dengan atap dan plafonnya banyak yang rusak.

“Hal ini sangat memprihatinkan dan ironis dibandingkan dengan APBD daerah itu mencapai Rp1 triliun lebih, cukup besar jika diukur dengan kabupaten pada provinsi tentangga yang hanya Rp200 miliar saja,” kata Ibrahim Ali dalam keterangannya di Pekanbaru, Rabu (23/11/2016).

Menurut Ibrahim, yang juga mantan wakil Bupati Kampar itu, bahwa Kampar tidak kekurangan sumber daya manusia yang handal sebab banyak dosen berasal dari daerah ini, bahkan juga rektor beberapa universitas di Riau berasal dari daerah ini.

Lalu katanya, kenapa plafon dan atap sekolah yang rusak justru tidak diperbaiki segera, sehingga hal ini mengindikasi bahwa rendahnya kepedulian pemerintah daerah terkait dalam memperbaiki fasilitas sarana dan prasarana sekolah itu.

“Perlu dipupuk rasa kepedulian yang tinggi dalam mempercepat pembangunan di daerah

berjuluk Bumi Sarimadu ini dan melakukan pemerataan pembangunan,”katanya.

Ia menilai bahwa pemerataan pembangunan dapat dilakukan jika Kampar memiliki tiga universitas, sebab keberadaan universitas akan memiliki multi effek bagi pengembangan daerah yang memiliki luas wilayah 27.908,32 km² itu.

Selain mencetak sumber daya manusia yang handal, keberadaan universitas juga bisa mendukung berbagai

pemikiran dalam mendorong pembangunan di daerah berpenduduk 688.204 jiwa lebih itu.

“Kemajuan Kabupaten Kampar akan bisa dipercepat jika pemimpin di daerah memperkecil ego sektoral dan lebih mengutamakan kemajuan rakyat, menciptakan strategi pembangunan yang kuat, berikan kesempatan pada pribumi untuk mengelola daerah sendiri,” katanya

 

Sumber :

https://gumroad.com/l/CopyWritingEbook